Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Berbasis Spiritualitas Bagi Perempuan di Kampung Raja Prailiu Menurut Perspektif Teologi Feminis
DOI:
https://doi.org/10.33541/rfidei.v11i2.443Keywords:
Women Empowerment, Economy, Spirituality, Feminist Theology, Marangga PandulangAbstract
This study examines the role of spirituality in fostering the creative economic empowerment of women in Kampung Raja Prailiu, East Sumba, from a feminist theological perspective. Women in the Marangga Pandulang group have considerable potential to produce traditional handwoven textiles. However, their contributions are marginalized by patriarchal social structures, gender biased interpretations of religious texts, and limited access to resources and institutional support. Employing a qualitative descriptive approach, this study draws on in-depth interviews, observation, and group discussions to explore how feminist spirituality functions as a moral-motivational foundation for strengthening women’s economic agency. The findings reveal that integrating feminist spirituality with the creative economy will reinforce cultural identity and social solidarity. Through weaving, women demonstrate agency while resisting patriarchal norms. Weaving is understood as a form of theological practice, a sacred space in which women encounter God. An empowerment grounded in feminist spirituality constitutes a contextual approach to local economic development and to advancing gender equality.
References
Amarantini, C., T. Y. Budiarso, dan M. K. Wiraningsih. Fermentasi Keju Homemade: Pelatihan bagi Ibu-Ibu Warga Gereja di Kota Yogyakarta sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Jemaat, Prosiding Seminar Nasional Hasil Pengabdian kepada Masyarakat, 3(1), 2018.
Anggriady, Celine, Gabriella Angeline Risal, Gricel Valerie, Nicole Lizbeth Tjahyadi, Velita Wiarya Putri, Yohannes Somawiharja, Marini Yunita Tanzil. Penerapan Elemen Hubungan Harmonisasi Alam Khas Tenun Sumba Pada Desain Motif Tekstil. Folio, 3(1), 9-28, 2022.
Baawin, Ali Mohsin, Ali Said Jaboob, Anwar Alsheyadi, dan Khairul Anuar Mohd Ali.
Empowering Women Worldwide: Education, Mentorship, and Skill-Building for Women’s Leadership. Dalam Malika Haoucha, Empowering and Advancing Women Leaders and Entrepreneurs. Morocco: IGI Global, 2024.
Barth–Frommel, Marie Claire. Hati Allah Bagaikan Hati Seorang Ibu. Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 2006.
Bolodadi, P.N., I. Y. M. Lattu. Adat dan Perbudakan Dalam Masyarakat Sumba: Sebuah Ritual of Humiliation. Pute Waya: Sociology of Religion Journal, 5(2), 82-105, 2024. DOI: https://doi.org/10.51667/pwjsa.v5i2.2245.
Dermawan AM., Pemberdayaan Perempuan Melalui Kegiatan Ekonomi Kreatif. Raheema: Jurnal Studi Gender dan Anak, 3(2),159-172, 2016.
Devi, Ni L.P.C. Putu R.K. Dewi, Ni W. R. Priadarsini. Representation of Tenun Grinsing in Indonesian and Japanese Cultural Diplomacy. Andalas Journal of International Studies, 13(2), 128-140, 2024.
Fajar, Indra, W. Museum Tenun Songket Sambas. Jurnal Online Mahasiswa S1 Arsitektur UNTAN, 4(2), 19-32, 2016.
Harahap, Erni F. Pemberdayaan Masyarakat dalam Bidang Ekonomi untuk Mewujudkan Ekonomi Nasional yang Tangguh dan Mandiri. Jurnal Kemitraan dan Kewirausahaan, 3(2), 2086-5031, 2012.
Hess, Mary E. “Digital Storytelling: Empowering Feminist and Womanist Faith Formation with Young Women.” Dalam Media, Religion, and Gender: Key Issues and New Challenges, diedit oleh Mia Lövheim, 169–82. Media, Religion and Culture Series. London: Routledge, 2013.
Hidayat, S., I. Djumena, D. Darmawan. Pemberdayaan Perempuan Berbasis Ekonomi Kreatif Melalui Pelatihan Pembuatan Keset dari Limbah Kain. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 2(1), 20-30, 2018. https://doi.org/10.15294/jnece.v2i1.23385.
Haoucha, Malika. Empowering and Advancing Women Leaders and Entrepreneurs. Morocco: IGI Global.
Kabeer, Naila. Resources, Agency, Achievements: Reflections on the Measurement of Women’s Empowerment. Development and Change, 30(3), 436-338, 1999.
Kabeer, Naila. Pemberdayaan Perempuan: Gender, Kemiskinan, dan Pembangunan. Jakarta: Kalyanamitra, 2001.
Katoppo, Marianne. Compassionate and Free: An Asian Feminist Theology. Swiss: WCC, 1979.
Kolimon, Mery. Misi Pemberdayaan: Perspektif Teologi Feminis. Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 2022.
Kolimon, Mery Loise Yuliane, Alya Elita Sjioen, Zet Ena, Mahalty Nelci Biaf, Ebenhaezer Samuel Alprikusly Damaledo. Pemberdayaan perempuan Penenun dalam Upaya Pelestarian Budaya Tenun di Kampung Bonen, Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 287-299, 2025. https://doi.org/10.55081/jbpkm.v6i1.4632.
Krisnadi, Tasya Widya. History of Sumba Ikat Weaving: Reflection of Sumba’s Cultural Identity Towards Creative Industry. Historia: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, 13(2), 657-666, 2025. 10.24127/hj.v13i2.11248.
Lauterboom, Mariska. “Membebaskan Perempuan dan Alam: Pendekatan Poskolonial dalam Membaca Teks-Teks Suci,” Dalam Candraningrum D, Hunga AIR. (eds.) Ekofeminisme III: Tambang, Perubahan Iklim dan Memori Rahim. Yogyakarta: Jalasutra, 2015.
Lauterboom, Mariska. Keadilan Humanis bagi Pembebasan Perempuan Indonesia: Suatu Pendekatan feminis. PAX Humana, 3(1),1-7, 2016. http://jurnalilmiah-paxhumana.org/index.php/PH/article/view/69.
Mangililo, Ira, Hermyn B. Hina, Mariska Lauterboom, Iston Umbu Kura Lena, Mike Tafui. Spirituality-Based Economic Empowerment for Women Weavers in the Evangelistic Christian Church in Timor Boti. Ethics and Social Welfare, 20, 1–19, 2026. https://doi.org/10.1080/17496535.2026.2648994.
Natar, Asnat Niwa. Ketika Perempuan Berteologi: Berteologi Feminis Kontekstual. Yogyakarta: Taman Pustaka Kristen, 2013.
Nenabu, P. R. P., A.F. Rosando. Hak Anak dan Perempuan yang Menjadi Hamba (Ata) Akibat Pembagian Harta: Ditinjau Pada HAM. Court View: Jurnal Penelitian Hukum, 4(6), 96-103, 2014. https://doi.org/10.69957/cr.v4i06.
Nugraha, Rifqi Kurnia, Tri Novandi, Wisnu Ary Wardhana, Ghalih Bagus Sambhodo, Sugeng Santoso. Analisis Strategi Pengembangan Kain Ikat Tenun Sumba Oleh Pelaku Kriya dan Komunitas. Jurnal Pengabdian Seni, 3(1), 73-82, 2022. https://doi.org/10.24821/jps.v3i1.5233.
Ririmasse, Margaretha H. Teologi Feminis Di Indonesia Upaya Menjejaki Perkembangannya, Prosiding Seminar Mengevaluasi Arah dan Karakter Teologi Feminis Kristen di Indonesia. Jakarta: PERSETIA, 2015.
Ruether, Rosemary Radford. Sexism and God-Talk: Towards a Feminist Theology. Boston: Beacon Press, 1983.
R.R. McCullagh. Refleksi Pengembangan UMKM Kain Tenun Sumba Timur, dalam Widiana, A., G. Hadiwidjaja, M. Sapulette dan E. Simarmata (eds.) Membangun UMKM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Indonesia Timur. Jakarta: ERIA dan Kementerian Perdagangan, 2023.
Setiawati, Sakina Rakhma Diah. Pemberdayaan Perempuan dalam Perspektif Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 120-135, 2018.
Silitonga, S. “Peran Gereja Terhadap Ekonomi Jemaat dan Upaya Gereja dalam Meningkatkan Pemberdayaan Ekonomi Jemaat.” Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(4), 12216-25, 2023. https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/626/581.
Sugianto, Edi dan Christian Ade Maranatha. “Refleksi Biblis-Teologis terhadap Teologi Feminis”, Quaerens: Journal of Theology and Christian Education, 1(2), 193, 2019.
Triyanto. Pemberdayaan Perempuan Penenun dalam Pengembangan Industri Kreatif Berbasis Budaya Lokal. Jurnal Sosial dan Budaya, 10(1), 77-92, 2019.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Mariska Lauterboom, Astrid Bonik Lusi, Iston Umbu Kura Lena, Veiga Renaissance Bala

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


